Leo Messi dan Bosque Sabet Penghargan Versi El Pais




MONTEVIDEO, Cules de Catalunya - Stiker kebanggaan Cules (sebutan fans Barcelona) Lionel Messi kembali meraih penghargaan sebagai pemain terbaik Eropa di tahun 2012 yang diadakan oleh Harian El Pain Uruguay, pada hari Minggu, 30 Desember 2012.

Pemain 25 tahun tersebut keluar sebagai pemenang setelah mengantongi 108 suara, sekaligus menempatkan namanya di peringkat pertama, menyusul diperingkat kedua di tempati oleh rekan setim Leo Messi, dia adalah Andres Iniesta yang meraih 93 suara. Sementara di tempat ke tiga ada bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo dengan 9 suaranya. 

Penghargaan ini merupakan yang ke empat kalinya bagi Messi dalam empat tahun terakhir. Sebelum Messi, pesepakbola pendahulu yang mendapatkan penghargaan ini adalah sang legenda Prancis, Zinedine Zidane yang meraih penghargaan di tahun 1998, 2001, 2002, dan 2003. 

Untuk kategori pelatih, pemenangnya diraih oleh Vicente Del Bosque. Pelatih Spanyol tersebut dinobatkan sebagai pelatih terbaik Eropa tahun 2012. Prestasi yang diraih Del Bosque adalah karena dirinya berhasil membawa timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012. Hal itu merupakan prestasi yang mengagumkan. Sementara untuk posisi kedua kategori pelatih ditempati oleh pelatih Real Madrid berkebangsaan Portugal, Jose Mourinho, dan di posisi ketiga ada Josep Guardiola yang menjadi pelatih tersukses di sejarah klub Barcelona. 

Ajang penghargaan tersebut di ikuti oleh 250 jurnalis dari berbagai harian, majalah, dan kantor berita negara-negara Eropa. 

Alba Tak Menduga Dapat Kembali Ke Barcelona



Jordi Alba memberikan ucapakan rasa terima kasih setinggi-tingginya kepada Unai Emery yang telah membantunya menjadi seorang pemain bek sayak kiri yang handal. 

Setelah meninggalkan Blaugana sekitar tujuh tahun yang lalu, Jordi Alba tak menduga dapat kembali ke Barcelona. Saat Alba meninggalkan Nou Camp usianya masih 16 tahun atau bertepatan pada tahun 2005 silam. Alba belajar sepakbola di akademi Barcelona, La Masia selama tujuh tahun. Namun, karirnya ternyata tidak terus bersama Barcelona, pemain bertinggi 170 cm itu kemudian dipindahkan ke Cornella dan kemudian mendarat di Valencia pada tahun 2007. 

Berkat penampilannya yang memukau, Barcelona pun memanggil jebolan La Masia itu pada musim panas kemarin dengan nilai transfer sebesar 14 juta euro. 

Pemain 23 tahun itu menjelaskan kepada Mundo Deportivo seraya menceritakan sejarahnya di La Masia, menurut Jordi Alba, ketika Anda berada di kelas lebih rendah di klub, kelihatannya sulit untuk menembus tim inti. Banyak orang yang bermimpi seperti Anda yang dapat melakukannya dan disana tidak ada ruang untuk semua orang. Namun untuk sebagian besar peluang tersebut cukup besar. Ketika Anda meninggalkan tim sehebat Barca, kita akan menyadari bahwa tim ini sangat besar dan sekarang ia pun sadar akan hal itu. 

"Sejujurnya, saya menerima keputusan Barca melepas saya. Sejak kecil saya hanya berpikir bisa tampil. Mimpi untuk menembus tim inti ada di sana, tapi saya tidak kecewa. Saya sangat ingin pergi ke tim lain karena percaya akan kemampuan sendiri dan sejujurnya tak pernah berpikir bisa kembali lagi," ungkap pemain bernama lengkap Jordi Alba Ramos itu. 

Alba kembali menuturkan bahwa keadaannya sekarang ini salah satunya berkat peran besar Unai Emery yang telah membantunya menemukan dirinya sekarang ini. Setelah kepergiannya meninggalkan klub yang dibangga-banggakan ketika muda dulu, Alba hijrah ke Valencia. Di sana ia bermain secara mandiri dan tidak dapat berpangku tangan kepada yang lain. Karena pengalaman itulah Jordi Alba menjadi pemain full-back handal dan ia pun berubah seperti sekarang ini. 


Pep Guardiola Akan Kembali Hadir



Cules De Catalunya akan memberikan info tentang Guardiola - Pep Guardiola diprediksi akan segera hadir, setelah vakum dari dunia sepakbola. Hal tersebut dikatakan oleh mantan presiden Barcelona Joan Laporta. Menurut Joan, dia (Guardiola) akan segera kembali tahun depan. Kapasitasnya sebagai pelatih bertangan dingin menjadikannya sebagai pelaih yang diidam idamkan setiap klub elite. 
    
Disaat mantan asistennya di Barcelona, Tito Vilanova harus beristirahat dari kursi kepelatihan beberapa waktu yang lalu akibat kambuhnya penyakit tumor kelenjar parotisnya, ia pun harus menjalani operasi untuk kesembuhannya. Guardiola pun sempat dikabarkan kembali ke Barcelona. 

Kabar tentang kepulangan Guardiola dari masa liburannya ke Barcelona memang benar. Akan tetapi, Pep saat itu hanya pulang untuk menengok mantan asistennya tersebut. Laporta kembali mengatakan menurutnya dengan tipikal seperti Guardiola, ia menginginkan klub memberinya tempat untuk berkreatifitas sesuai keinginannya. Pep Guardiola adalah pelatih yang gemar berkreasi, ia mempunyai kekuatan untuk menentukan semua aspek olahraga dan ia menuntut kenyamanan dalam mengerjakannya. 

Keadaan seperti itulah yang sedang dicari oleh Guardiola untuk melatih di tim barunya nanti. Dua tim elite seperti PSG dan Chelsea dikabarkan tengah membidik pelatih tersukses dalam sejarah FC Barcelona itu. Namun, sepertinya dua klub tersebut kurang pas dengan gaya melatih Guardiola. Karena faktor tekanan dari sang pemilik klub yang akan membatasi ruang kreatifitasnya dalam melatih. 

Juan Laporta mengatakan bahwa dirinya tidak percaya jika PSG mampu mendatangkan Guardiola untuk melatih Zlatan dkk. Paris Saint Germain akan mendikti struktur organisasinya untuk Gurdiola. PSG sepertinya bukan tujuan yang tepat bagi Pep. 
     
Jika melihat opini dari Juan Laporta seperti diatas tadi, maka tim yang sepertinya dapat menjadi pilihan Pep adalah Arsenal atau Manchester United. Karena kedua klub tersebut memberikan ruang bebas bagi pelatih untuk bereksperimen dengan kreasinya, sehingga sang pelatih dapat berkuasa dengan semua aspek sepak bola yang ada dalam tim. Kebebasan itu seperti menentukan kebijakan merekrut pemain yang dibutuhkan, merancang akademi, dan tidak harus mengekor strategi di lapangan semata. 
   
Arsenal dan Manchester United adalah dua tim elite yang ditangani oleh manager yang telah berpengalaman bertahun-tahun. Arsenal yang dinahkodahi Arsene Wanger telah memimpin anak asuhnya selama 16 tahun sementara Sir Alex Ferguson telah menghabiskan 26 tahun menduduki kursi kepelatihan setan merah. 


About Us

Cules De Catalunya adalah salah satu blog yang memberikan info seputar FC Barcelona, berita-berita yang kami suguhkan merupakan berita terbaru yang akan menambah wawasan tentang perkembangan serta kabar terkini FC Barcelona. 
Blog ini dibuat pada tanggal 28 Desember 2012, Semoga apa yang kami lakukan dapat memuaskan pembaca sekalian. 

Visca Barca

Bojan Krkic Kemungkinan Akan Kembali Ke Barca



Pemain lulusan akademi La Masia yang dijual ke AS Roma beberapa waktu yang lalu dikabarkan akan kembali ke Barcelona yang membesarkan namanya. Menurut ayah pemain berkebangsaan Spanyol itu Bojan dapat saja kembali ke Barcelona tahun depan. Saat ini Bojan bermain bersama AC Milan yang akan menjadi lawan Barca di Liga Champions. 

Sebelumnya pemain berusia 22 tahun dijual oleh Barca ke AS Roma dengan nilai transfer sebesar 12 juta euro pada tahun lalu kemudian dipinjamkan ke AC Milan pada awal musim ini. Namun El Barca tetap mempertahankan opsi beli-kembali mantan pemainnya tersebut.  

Kepada CONE, ayah Bojan mengatakan bahwa putranya sekarang dalam kondisi istimewa karena dia memiliki dua klub besar di dunia. Anda tak dapat mengesampingkan kenyataan baha Bojan Krkic kemungkinan akan kembali ke Barca.  

Sang ayah pun juga menambahkana, rumor tentang kepindahan Bojan ke Barcelona musim depan semakin lebar dengan adanya Tito Vilanova yang menjadi arsitek Blaugrana di tim inti. Dia merujuk masalah yang diterima Bojan ketika Barcelona masih dibawah asuhan mantan pelatih Pep Guardiola. 

Menurutnya soal Guardiola adalah masalah masa lalu dan kebenaran adalah bahwa dengan Tito kami selalu mempunyai hubungan yang baik dan saling menghargai. Saat ini tidak saatnya untuk membicarakan Guardiola lagi. 

AC Milan adalah klub yang dibela Bojan saat ini, di pentas Eropa kedua klub raksasa Italia dan Spanyol itu akan bertemu di babak 16 besar Liga Champions pada Februari nanti. Menurut ayah dari pria kelahiran 28 Agustus 1990 itu Bojan menyukai lawan mainnya itu, atau setidaknya melawan Barcelona nanti, karena setiap tim yang muncul sebagai lawan, mereka akan hadapi dengan lebih rendah. 


Pemain Muda Barcelona Rafinha dan Thiago Akan Bersaing Dipanggung Internasional




Cules de Catalunya : Pemain muda Barcelona, Rafinha mengungkapkan keseriusannya untuk melawan kakaknya, Thiago di panggung internasional suatu hari nanti. 

Pemain akademi Barcelona 19 tahun yang bermain di Barcelona B itu telah memutuskan untuk berjanji setia untuk membela negaranya, Brazil. Sedangkan kakaknya Thiago, yang telah menjadi bagian dari skuad utama FC Barcelona sekaligus telah mencatatkan 3 kali penampilan bersama La Furia Roja siap menghadapi adiknya itu dalam kancah Internasional membela negara masing-masing. 

Ayah mereka berdua, Mazinho adalah seorang pemain sepakbola yang berposisi sebagai gelandang dan pernah membela  Brazil di Piala Dunia FIFA 1994. Mazinho sendiri tak tahu akan mendukung siapa jika kedua anaknya bertemu dengan kostum berbeda dilapangan. 

"Saya tak tahu mana yang akan didukung oleh Ayah jika kami bertanding," kata Rafinha kepada Spanyol Mundo Deportivo.

Pengalaman bermain bersama punggawa Barca seperti Xavi, Iniesta, Messi, Puyol dkk merupakan hal yang sangat menakjubkan

"Realisasi mimpi yang indah Meskipun gugup, saya pikir saya melakukan pekerjaan yang baik. Barca akan tetap dianggap sebagai tim terbaik yang pernah ada. Bermain disini merupakan sebuah kebanggaan tersidiri sekaligus pengalaman yang fantastis'' ungkap Rafinha. 

Ayah Neymar : Barcelona Adalah Klub Yang Cocok Untuk Neymar




Cules de Catalunya - Persaingan Barcelona dan Real Madrid untuk mendapatkan Neymar terus berlanjut. Kedua raksasa Spanyol itu sangat menginginkan pemain berusia 20 tahun itu. 

Sang pemain sendiri jika disuruh memilih diantara dua raksasa sepakbola tersebut, ia lebih condong ke Barcelona, hal itu dikarenakan gaya permainan Barca yang cocok dengan gaya permainan pesepakbola kelahiran 5 Februari 1992 itu.

Sihir Neymar memang telah membius dunia sepakbola, di usianya yang masih muda itu ia telah mengoleksi 123 gol dari 202 pertandingan yang telah ia jalani. 

Meskipun Neymar masih betah bermain di Brazil bersama timnya Santos FC. Ia tidak menafikkan jika suatu saat nanti akan merumput di Eropa. Sekitar tahun 2014 diperkirakan pemain bertinggi 174 cm itu akan hijrah ke Eropa, tim yang diminatinya adalah raksasa Spanyol, FC Barcelona. 

Dilansir Football Espana, Ayah Neymar, Neymar da Silva Sr, mengatakan jika Neymar hijrah ke Eropa, maka Barcelonalah tim pilihannya. Karena gaya bermain Barcelona mirip dengan gaya bermain Neymar. 

Ayah Neymar menambahkan, kami harus menunggu hingga tepat pada saatnya, namun mungkin saja Blaugrana tidak mau menunggu terlalu hingga tahun 2014 untuk mendaratkan Neymar di Nou Camp. 

Chatting

Anzhi Tidak Pernah Menawari Messi Gaji 700M




Barcelona – Kabar tentang mega bintang Lionel Messi yang akan dibeli klub raksasa Rusia Anzhi Makhachkala beberapa waktu telah tersebar, namun kabar tersebut ternyata tidak terbukti kebenarannya, pasalnya pihak Anzhi membantah rumor yang menyebutkan mereka telah memberikan tawaran fantastis kepada penyerang andalan Blaugrana tersebut.

Seperti yang telah diketahui, sebelumnya Messi dikabarkan mendapat tawaran gaji sebesar 460 juta pound atau jika dirupiahkan menjadi 716 miliar rupiah yang akan diberikan klub Rusia Anzhi Makhachkala. Walaupun begitu, Messi tidak bereaksi sedikitpun dan dia tidak melirik tawaran tersebut karena Messi bertekad untuk bersama Barcelona selama mungkin.

Mendengar kabar tersebut pihak Anzhi kemudian langsung cepat menanggapinya. Konsultan Pemasaran Anzhi Makhachkala German Tkachenko menuturkan seperti dilansir Sport Express, bahwa pihaknya tidak pernah melakukan hal tersebut.  

Sang konsultan tersebut bahkan menganggap media yang pertama kali menyebarkan berita tersebut tidak bertanggung jawab dan tidak mengenal Anzhi. 

"Siapa pun yang menulis mengenai itu, seakan menunjukkan mereka tidak paham kepada Anzhi dan apa priortias kami," jelas Tkachenko.

Dari pihak Messi pun menyikapi tawaran selangit itu dengan dingin, Messi dan keluarganya memutuskan untuk tetap di Barcelona, setelah berdiskusi dengan sang Presiden Barcelona Sandro Rossel. 

Pemain 25 tahun yang telah mengoleksi Ballon d’Or sebanyak tiga kali itu mengaku dirinya masih betah bersama Barcelona, menurutnya Spanyol adalah tempat terbaik bagi anaknya, tumbuh dan berkembang.